Hari ini, saya mendapat kiriman salinan surat no 420/1491/DIKBUD-A Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat-Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang berisi pembatalan agenda-agenda besar yang sekarang dikomandani oleh Pusat Prestasi, salahsatunya Kompetisi Sains Nasional (KSN). Selang beberapa menit kemudian disusul surat nomor 1137/B4/GT/2020 oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Dirjen GTK, dengan isi yang hampir sama yaitu peniadaan Olimpiade Guru Nasional (OGN) tahun 2020. Saya mengatakan, ini mendekati pada suatu simpulan, yang selama ini menjadi pembicaraan di tengah-tengah pelaku perkompetisian melalui group-group media sosial.
Saya sangat memaklumi, karena serangan Covid-19 ini merupakan bencana nasional. Tetapi, tidakkah berpikir mencari jalan yang lebih baik. Mas Mentri Pendidikan yang begitu piawai bermain di teknologi, yang dikelilingi juga staf khusus milineal yang tahu betul tentang teknologi seperti ini, apakah tidak berniat memfasilitasi penyelenggaraan KSN tahun 2020 secara daring? Lembaga-lembaga pendidikan dengan skala kecil yang tersebar saja mampu menyelenggarakan kompetisi-kompetisi matematika dan sains secara daring. Jika mampu terselenggara secara daring, saya yakin banyak pos-pos pendanaan KSN yang dapat dialokasikan untuk membantu penanganan Covid-19.
Saya memilih kata “berniat”, karena sudah dipastikan “mampu” membuat itu. Buktinya mampu membuat program fasilitasi prakerja secara daring juga yang melibatkan beberapa kementrian dengan alokasi serapan dana yang fantastis.
“KSN 2020 menjadi korban Covid-19”. Jika demikian, maka banyak anak-anak yang masih memiliki asa setelah penantian panjang dan usaha tak kenal lelah, ikut terdampak. Kita lihat, untuk siswa SD, banyak anak-anak yang sudah mempersiapkan sejak kelas rendah untuk dapat maju dalam ajang bergengsi tersebut. Tidak sedikit anak-anak yang bermimpi akan meraih kesuksesan di kelas 8 melalui kompeteisi ini, dengan mempersiapkan jauh-jauh sebelumnya. Tak ada kesempatan lagi bagi mereka. Akankah ribuan anak-anak yang memiliki prestasi dalam berbagai bidang dan siap berkompetisi ini menahan kekecewaan. Mereka merupakan asset negara, SDM berkualitas yang dimiliki untuk membangun Indonesia kelak. Saya pribadi masih berharap banyak, akan ada solusi yang lebih baik untuk semuanya, untuk Indonesia.
#ksndaring
#dirumahaja
#darirumahaja
#bersamamelawancorona
Hery Sutarto-pegiat numerasi