Perkembangan teknologi di beberapa aktivitas benar-benar menciptakan sesuatu yang positif, meskipun di lain pihak, banyak juga yang berdampak negatif jikalau penggunaannya tidak tepat. Salah satu efek positif dengan kemajuan teknologi, saya sebagai guru dapat mengajar siswa dari berbagai tempat tanpa harus berkunjung langsung secara tatap muka, yang dulu mungkin sulit untuk dilaksanakan.
Raja Charisson Sinurat, anak Asmat, Papua barat tahun 2025 mengharumkan nama Indonesia di kancah Internasional. Melalui Thailand International Mathematics Olympiad. Dia berhasil membawa medali emas di lehernya dan menjadi terbaik 1 Indonesia, Runner up International untuk Grade 3. Tak hanya itu, dia juga berhak membawa 2 special Champions, yakni Euler Prize dan Pascal Prize.

Bukan perjuangan dalam waktu singkat prestasi yang di raih oleh ananda. tetapi ini adalah buah dari ketekunan, kepandaian, ketertarikan dan semangat yang menjadi satu untuk sampai pada tahap mencintai matematika selama bertahun-tahun. Saya melihat pula, faktor orangtua dengan dukungan yang sangat besar, serta sekolah memberikan kesempatan yang sangat besar menjadikan peluang ini bisa dioptimasi menjadi prestasi.
Kami dari Inspire, mengucapkan selamat untuk Raja. Tetap rendah hati dengan prestasi yang menjulang tinggi.
One thought on “Mutiara dari Tanah Papua, Raja Charisson Sinurat”
Gurgur Manurung
Keren bangat iya si Raja. Horas untukmu Raja Sinurat.