Jalan yang sangat panjang untuk bisa menjadi salah satu tim Indonesia dalam ajang International Mathematics Olympiad (IMO). Mulai dari jenjang sekolah dasar merangkak untuk mendapatkan tiket di tingkat sekolah, kecamatan, kota/kab, propinsi sampai ke nasional. Lanjut di jenjang SMP dan SMA dengan proses yang sama, yakni seleksi berjenjang.
Dengan medalis melingkar di leher ketika mengikuti OSN jenjang SMA pun belum menjamin menjadi tim Indonesia di IMO. Para medalis ni harus melalui karantina yang ketat dan melalui seleksi lagi untuk dipilih 6 siswa terbaik yang berhak mewakili Indonesia dalam IMO tersebut.
Gelaran IMO tahun 2024 yang berlangsung di Bath, Britania Raya tanggal 11-12 Juli belum lama ini, tim Indonesia pulang dengan prestasi yang mengharumkan nama bangsa di kancah yang tidak main-main di bidang matematika, dengan perolehan 1 medali emas, 3 medali perak dan 2 honorable mention.

Selamat dan sukses selalu untuk TIM Indonesia. Selamat berjuang juga untuk anak-anak yang punya tekad yang sama untuk mengharuskan nama bangsa Indonesia melalui prestasi akademik, khususnya di bidang matematika.