
Geometri Spherical merupakan salahsatu dari Geometri Non Euclid, sebagai akibat dari kontroversi aksioma kelima Euclid. Beberapa orang lebih suka menyebut sebagai geometri Bola, Geometri Riemann, atau Geometri Eliptik. Ada beberapa hal mendasar yang harus dilakukan ketika akan belajar Geometri Spherical. Hal-hal yang dimaksud adalah:
Bidang gambar di Geometri euclid berupa bidang datar, sedangkan bidang gambar di geometri Spherical berupa bola (model eliptik ganda) atau setengah bola (model eliptik tunggal). Bidang gambar yang berbeda tersebut mengakibatkan objek-objek, definisi-definisi berkenaan dengan, titik, garis, segmen, dan lainnya berbeda juga.
Empat aksioma yang ada digeometri Euclid masih dipakai, hanya aksioma kelima yang di eliminasi. Akisioma kelima tersebut nanti akan disubstitusi oleh “tidak ada garis-garis sejajar dengan garis lain. Sekedar mengingatkan, empat aksioma di euclid tersebut adalah sebagai berikut.
Mindset yang sudah terbangun dengan kuat dalam pikiran tentang apa-apa yang ada di dalam geometri Euclid “sementara” harus di tanggalkan terlebih dulu.
Pada kesempatan ini, hanya akan di bahas untuk model eliptik ganda, yaitu dengan bidang gambar berupa bola.

Gambar 1: Representasi objek titik, segmen, dan garis dalam geometri Spherical
Tabel 1: Keterangan representasi objek dalam geometri Spherical

Sifat Kutub pada Bidang Geometri Eliptik
Seperti halnya dalam geometri Euclid dan Lobachevski, geometri eliptik memenuhi beberapa hal berikut.

Jarak K sampai sebarang titik pada l disebut “jarak polar”. Jarak polar suatukutub sampai garisnya adalah konstan.
Pada kajian berikutnya, kita akan masuk ke dalam Teorema-teorema yang terdapat dalam geometri Spherical beserta pembuktiannya.